Sean Gelael: Balapan Yang Tidak Mudah

ABU DHABI, KOMPAS.com – Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, menutup balapan terakhir GP2 Series 2016 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (27/11/2016), dengan finis di urutan ke-21.

Sean memulai palapan kedua (sprint race) hari ini dari pit lane karena mendapat hukuman turun tiga posisi start akibat insiden dengan Gustav Malja (Rapax) pada balapan pertama (feature race), Sabtu (26/11/2016).

Karena gagal finis pada balapan pertama, Sean harus mengawali balapan hari ini dari pit lane. Sean sempat menyodok ke posisi ke-17, tetapi pada akhirnya tergeser ke urutan ke-21.

“Ini memang balapan yang tidak mudah. Tentu saya kecewa karena tak berhasil menyumbang poin,” kata Sean seusai balapan dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Rekan satu tim Sean di Pertamina Campos Racing yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia, Mitch Evans (Selandia Baru), menyumbang satu poin hasil finis di urutan ke-8. Evans mengawali balapan dari posisi start ke-15.

GP Abu Dhabi merupakan seri ke-11 atau terakhir persaingan GP2 Series 2016. Pebalap Prema Racing asal Peranis, Pierre Gasly, resmi menjadi juara musim ini dengan mengoleksi 219 poin pada klasemen akhir.

Rekan satu tim Gasly, Antonio Giovinazzi (Italia) yang juga didukung Jagonya Ayam, menutup musim dengan berada di urutan kedua hasil mengumpulkan 211 poin.

Sumber:

http://olahraga.kompas.com/read/2016/11/27/20240031/sean.gelael.balapan.yang.tidak.mudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *